sebenarnya apa yang sedang sobat  jual di internet sih ?
sebenarnya apa yang sedang sobat  jual di internet sih ?       

Jika sobat ingin bisnis sobat terus menerus bertumbuh, luangkan waktu 3 menit untuk membaca postingan  ini ya .

———————————————————————————————————

Uang masuk ke dalam bisnis itu ,karena adanya aktivitas jualan.  Ada transaksi yang terjadi, sehingga roda bisnis terus berputar.

Sayangnya, banyak orang (saya harap itu bukan sobat) yang masih salah kaprah memaknai produknya. Ujung-ujungnya, karena salah paham, penjualannya macet, bisnisnya pun ikutan macet.

Jika sobat mengatakan sobat jual baju, sobat jual makanan, jual buku, jual lisensi, jual rumah, jual mobil, jual spare part, jual kursus, lebih baik berhenti sejenak dari jualannya pahami postingan  ini dulu saja, hehe. .

Jika sobat beranggapan sobat menjual itu, maka itu cara pikir yang tidak sepenuhnya benar.

maksudnya gmna sih ??

maksudnya begini . sobat bisa Defenisikan ulang produk yang sobat  jual misal ya

  • Mereka tidak membeli baju, mereka membeli Model
  • Mereka tidak membeli makanan, mereka membeli rasa
  • Mereka tidak membeli kendaraan, mereka membeli fasilitas

Ingat ini ya. .

Pasar tidak membeli produk kita, tapi mereka membeli “manfaat” di balik produk kita. Sayangnya kebanyakan penjual hanya menyodorkan produknya, bukan manfaatnya Padahal yang dicari pembeli adalah manfaat, ya pantas gak ketemu, hehe

Yuk ah, jangan terjebak di bentuk produksaja  dan ubah cara berpikir dan pemahaman kita

Kenapa?

Karena bisa membuat kita jadi Penjual yang hanya mengejar pembeli Dan bisnis yang hanya mengejar pembeli tidak akan kemana-mana. ya otomatis hasilnya tidak akan kemana -mana atau bisa dibilang stuk berhenti disitu -situ saja .

yuk kita  petakan pertanyaanya

Apa kelebihan produk sobat?
Kenapa harus beli ke sobat?
Apa masalah pasar yang hilang jika membeli produk sobat?

sobat perlu berHati-hati:

  • pembeli bukan membeli produk yang kita tawarkan. 
  • Pembeli membeli manfaat di balik produk itu
  • Mereka mau keinginanya dan kebutuhannya terpenuhi

Contohnya beberapa waktu yang lalu

Saya tidak menjual kursus, saya menjual solusi untuk mereka yang Jualannya bermasalah.  Mereka yang sudah ikut kursusnya paham itu. Alhamdulillah, Hasilnya sudah lebih 300 orang lebih kini sudah merasakan manfaatnya

Jangan sampai salah mendefinisikan produk sobat ya 🙂

semoga bermanfaat