Advertisements

Belum usang ini di Indonesia sedang marak yang namanya tax amnesty atau pengampunan pajak. Dimana masyarakat Indonesia yang termasuk wajib pajak baik orang langsung maupun tubuh perjuangan dihimbau untuk melaporkan harta kekayaannya yang belum dilaporkan secara benar untuk segera melaporkannya dan akan diberi pengampunan pajak. Makara masyarakat dihimbau untuk melaporkan harta-hartanya yang belum dilaporkan apakah alasannya yaitu lalai atau kesengajaan sehingga tidak tercantum dalam SPT Tahunan dengan membayar sejumlah uang tebusan sehingga seluruh hutang pajaknya dianggap lunas.

Baca juga: 10 manfaat koperasi bagi anggotanya

Setelah dilaporkan wajib pajak akan diberi pengampunan sehingga tidak harus membayarkan seluruh hutang pajak atas harta-hartanya yang gres dilaporkan. Mereka juga akan dibebaskan dari aneka macam hukuman manajemen maupun hukuman pidana. Wajib pajak hanya diminta untuk membayar sejumlah uang yang istilahnya uang tebusan dengan ketentuan atau tarif tertentu dan kemudian seluruh pajak yang seharusnya menjadi kewajibannya dihapuskan dan dianggap lunas.

Baca juga: manfaat pajak dan fungsinya bagi negara – 9 manfaat mempunyai npwp

Tax amnesty mempunyai slogan “ungkap|tebus|lega”. Pertama wajib pajak diminta untuk mengungkapkan seluruh harta kekayaannya yang seharusnya dilaporkan dan dikenai pajak. Baik harta bergerak ataupun tidak bergerak, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri, baik harta yang dipakai untuk perjuangan mapun yang tidak. Kedua wajib pajak diminta untuk menebus seluruh pajaknya yang gres dilaporkan yang besarnya yaitu sekian persen dari seluruh harta yang telah dilaporkan.

Baca juga: manfaat sedekah – manfaat wakaf

Berapa persen tarifnya? Ada tiga jenis tarif menurut periode pelaporan tax amnesty. Periode pertama yaitu bulan Oktober-Desember 2015, pada periode ini wajib pajak hanya dikenakan tarif tebusan 3%. Kemudian periode kedua yaitu bulan Januari-Juni 2016 dimana wajib pajak dikenai tarif tebusan sebesar 5%. Dan periode ketiga yaitu bulan Juli-Desember 2016 dimana tarif tebusan yaitu 8%. Makara semakin cepat dilaporkan semakin ringan pula biaya tebusan yang harus dibayarkan. Hal ini juga menjadi semacam daya tarik semoga masyarakat segera melaksanakan tax amnesty. Dan sehabis itu wajib pajak akan merasa lega dikarenakan telah menuntaskan semua kewajibannya pada negara serta tidak merasa takut akan diselidiki kekayaannya.

Pemberlakuan tax amnesty ini sangat baik dan bermanfaat baik bagi wajib pajak sendiri mapun bagi negara sebagai peserta pajak. Apa saja manfaatnya? Berikut ulasannya.

Manfaat Tax Amnesty bagi Wajib Pajak

Meskipun harus membayar uang tebusan dengan jumlah tertentu namun ada lebih banyak manfaat yang sanggup didapatkan wajib pajak dengan melaksanakan tax amnesty diantaranya:

1. Penghapusan pajak atas harta-harta yang gres dilaporkan

Dengan melaksanakan tax amnesty wajib pajak terbebas dari segala hutang pajak atas seluruh hartanya yang gres dilaporkan. Walaupun harus membayar tarif tebusan namun besaran tarifnya relatif kecil dari keseluruhan hutang pajak sehingga wajib pajak tidak akan merasa terlalu terbebani. Apalagi jikalau dilaporkan lebih cepat maka tarif tebusannya juga lebih kecil.

Baca juga: manfaat utang luar negeri

2. Penghapusan hukuman manajemen dan hukuman pidana perpajakan

Manfaat lain tax amnesty yaitu terhapusnya segala hukuman manajemen dan hukuman pidana yang mengenai wajib pajak. Baik hukuman alasannya yaitu duduk perkara pajak sebelumnya maupun hukuman atas kewajiban pajak yang gres dilaporkan. Dengan melaksanakan tax amnesty wajib pajak tidak lagi dibebankan hukuman manajemen ibarat denda, bunga, atau kenaikan jumlah pajak, maupun hukuman pidana ibarat denda pidana, pidana kurungan, atau pidana penjara.

3. Tidak dikenai investigasi dan penyidikan pajak

Jika anda mengajukan tax amnesty maka anda akan terbebas dari investigasi dan penyidikan pajak yang biasanya dilakukan. Apa yang anda laporkan itulah yang akan diproses, petugas pajak tidak akan menyidik apakah laporan pajak anda sudah benar atau apakah ada harta anda yang tidak dimasukkan ke dalam laporan.

4. Penghentian proses investigasi dan penyidikan pajak

Dan jikalau anda sedang dalam proses investigasi alasannya yaitu duduk perkara pajak sebelumnya maka dengan mengajukan tax amnesty semua proses investigasi tersebut akan dilarang sehingga anda terbebas dari kemungkinan hukuman perpajakan.

5. Data tax amnesty anda akan dijaga kerahasiaannya

Dirjen pajak menjamin kerahasiaan data tax amnesty anda sehingga anda tidak perlu khawatir data pajak anda tersebar kemana-mana.

6. Pembebasan pajak penghasilan atas harta perhiasan yang akan dibalik nama

Banyak cara yang dilakukan wajib pajak untuk menghindari kewajibannya. Salah satunya dengan mengatasnamakan suatu harta atas nama orang lain. Tax amnesty merupakan kesempatan bagi wajib pajak ‘nakal’ tersebut untuk membaliknamakan hartanya atas namanya sendiri tanpa dikenai pajak penghasilan (PPh final).

7. Memudahkan wajib pajak mengakses layanan perbankan

Seperti yang diketahui bahwa aneka macam layanan perbankan contohnya derma kredit tidak serta merta sanggup didapatkan. Pihak bank akan melaksanakan investigasi kondisi keuangan calon nasabahnya termasuk laporan pajak. Dengan laporan pajak yang baik dan benar akan semakin meyakinkan pihak bank untuk menawarkan kredit sehingga calon nasabah lebih gampang mendapat layanan perbankan.

Baca juga:

Manfaat Tax Amnesty bagi Negara

Tidak hanya bagi wajib pajak, permberlakuan tax amnesty juga sangat bermanfaat bagi negara sebagai peserta pajak diantaranya:

1. Meningkatkan penerimaan negara

Sudah niscaya dengan adanya tax amnesty penerimaan negara dari lini pajak meningkat. Uang tebusan yang dibayarkan wajib pajak atas hartanya yang belum dilaporkan menjadi perhiasan penerimaan pajak bagi negara.

Baca juga: manfaat ekspor dan impor – manfaat devisa

2. Meningkatkan potensi penerimaan negara di masa mendatang

Dengan diajukannya tax amnesty banyak harta-harta wajib pajak yang dulunya tidak terdata dan lolos dari kewajiban pajak pada tahun mendatang akan dihitung kembali pajaknya (jika masih dalam kepemilikian wajib pajak). Hal ini tentu meningkatkan potensi penerimaan pajak di masa mendatang.

Baca juga: manfaat pembangunan ekonomi – manfaat penghitungan pendapatan nasional

3. Meningkatkan kepatuhan wajib pajak

Tax amnesty juga bermanfaat untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dimana semakin banyak wajib pajak yang mematuhi hukum pajak dan melaporkan seluruh harta kekayaannya.

Itulah diantara manfaat tax amnesty yang sangat menguntungkan baik bagi wajib pajak sebagai pembayar pajak mapun bagi negara sebagai peserta pajak. Kedua pihak sama-sama diuntungkan sehingga diperlukan sanggup tercapai kesejahteraan bersama.